Bareskrim-Resmi-Tahan-Indra-Kenz!

Jakarta, Kuy News – Kasus influencer Indra Kusuma alias Indra Kenz yang aktif mendorong atau kerap disebut afliator transaksi binomo memasuki babak yang baru. Penyidik Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus ( Dirtipideksus ) Bareskirm Polri menahan Indra Kusuma alias Indra Kenz.

Indra Kenz ditetapkan sebagai tersangka di kasus dugaan investasi bodong aplikasi binomo. Bigjen Plri. Ahmad Ramadhan menyatakan 24 Feb 2022, Saudara Indra Kenz telah ditetapkan sebagai tersangka dan juga kemaren telah dilangkukan penangkapan.

Hari ini setelah dilakukan pemerikasaan sebagai tersangka jam 08.30 tadi pagi penyidik Penyidik Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus ( Dirtipideksus ) Bareskirm Polri melakukan penahanan terhadap saudara Indra Kenz untuk masa waktu 20 hari kedepan terhitung tanggal 25 Februaru 2022 sampai dengan tanggal 16 Maret 2022.

Indra Kesuma

Penyidik kepolisian juga akan melakukan pelacakan aset dari tersangka dugaan penipuan aplikasi Binomo, Indra Kenz. Tracing atau pelacakan dilakukan untuk seluruh aset yang diduga didapatkan oleh Indra Kenz oleh aplikasi Binomo.

Sambung Birgjen Pol. Ahmad Ramadhan kita akan melakukan Tracing terhadap aset milik saudara Indra Kenz yang terkait dengan transaksi yang dilakukan berhubungan dengan perkara kasus ini. Kemudian yang kedua penyidik akan melakukan uji secara laboratorium terhadap vidio yang dibuat dan disebar milik tersangka saudara milik Indra. Aset itu akan dilakukan Tracing terkait dengan aliran dana yang berkaitan dengan Trading Option.

Tersangka Kasus Binomo

Sebelumnya Bareskrim Polri telah menetapkan Indra Kesuma alias Indra Kenz sebagai tersangka kasus dugaan judi online, penyebaran hoax, penipuan hingga tindak pidana pencucian uang ( TPPU ) terkait aplikasi BINOMO.

Indra Kenz dikenakan pasal berlapis setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penipuan aplikasi Binomo. Dari jeratan pasal yang di sematkan, Indra Kenz terancam hukuman penjara selama 20 tahun. Dikutip dari Jakarta oleh TVONE.